HPP & Produksi12 Oktober 20245 menit baca

Cara Menghitung HPP Produk untuk UMKM

Panduan lengkap menghitung Harga Pokok Produksi agar tidak ada biaya tersembunyi yang membuat usaha merugi.

Gunakan Tool Terkait:
Kalkulator HPP Online Gratis

Mengapa HPP Sangat Penting bagi UMKM?

Harga Pokok Penjualan (HPP) atau Harga Pokok Produksi adalah total akumulasi seluruh biaya langsung maupun tidak langsung yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu produk siap jual.

Mengetahui HPP dengan presisi adalah fondasi menentukan harga jual, strategi diskon promosi, dan menjaga profitabilitas kas bisnis UMKM Anda.

Komponen Utama Pembentuk HPP

Secara umum, HPP terdiri dari 3 elemen utama:

1. Biaya Bahan Baku Langsung (Direct Materials): Semua bahan yang langsung menjadi bagian dari produk jadi.

2. Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor): Upah atau kompensasi yang dibayarkan kepada pekerja yang memproduksi produk secara langsung.

3. Biaya Overhead Pabrik (Overhead Costs): Biaya operasional pendukung produksi seperti gas LPG, listrik dapur, kemasan/packaging, dan penyusutan alat.

Rumus Perhitungan:HPP Per Unit = (Biaya Bahan Baku + Biaya Tenaga Kerja + Biaya Overhead) / Jumlah Unit Produk Jadi

Contoh Studi Kasus Perhitungan HPP: Usaha Brownies Panggang

Misalkan Anda memproduksi 20 loyang brownies panggang dalam satu kali batch produksi:

📊 Batch Produksi 20 Loyang Brownies
Bahan Baku (Tepung, Cokelat, Telur, Mentega)Rp 320.000
Tenaga Kerja (Upah pembuat adonan & panggang)Rp 80.000
Overhead (Listrik oven, gas, box packaging, stiker)Rp 100.000
Total Biaya Produksi BatchRp 500.000
HPP per Loyang = Rp 500.000 / 20 = Rp 25.000 / loyang
Tips Praktisi UMKM:
  • Jangan lupakan biaya kemasan sekunder seperti pita, kartu ucapan terima kasih, dan plastik kresek.
  • Alokasikan biaya listrik dan gas secara proporsional per siklus masak.
  • Gunakan Kalkulator HPP kami untuk menghitung secara dinamis tanpa ribet rumus Excel.